Aku
ingin bercerita tentang Rindu. Kalian tau kenapa rindu itu kadang terlalu menyakitkan. Karena mungkin itu
hanya dirasakan oleh satu pihak. Dulu aku pernah tau, bagaimana Rindu ituu
mengalir…… tidak semenyakitkan itu bahkan cenderung membuat perasaan menjadi
lebih besar. Itu karena ada rasa yang didasari SALING. Ya maksudku keduanya
saling merasakan hingga menciptakan komitmen untuk bisa bertemu kembali. Dan
kalian tau apa yang terjadi saat pertemuan pertama setelah berpisah?? ada kebahagiaan tersendiri. Sangat berbeda dengan
pertemuan-pertemuan tiap harinya. Kadang terbayang juga mereka yang berpisah
bertahun-tahun tapi tetap memiliki keinginan kuat untuk bersama. Percayalah itu
Rindu yang Indah. Dan akan lebih sempurna lagi kalo didasari kepercayaan.
Cerita
film, cerita novel bahkan karangan-karangan kecil tentang romantisme, aku
menyukainya. Dua orang terpisah jauh kemudian bersatu, cinta berbeda keyakinan
yang menurutku sendiri itu adalah jarak paling jauh dari cinta, seseorang yang
terlalu mencintai hingga akhirnya mengorbankan apapun, cinta remaja yang
mungkin cuma berawal darii seringnya bersama….. ahhh aku menyukai kisah-kisah
sederhana itu. Dulu itu adalah motivasi untuk menulis, entah untuk sekedar
membagi nasehat hingga mengarang cerita bebas. Sampai pada saat aku tahu bahwa
itu hanya CERITA, itu hanya ada dalam KISAH. Aku sedikit membencinya kemudian
lambat laun mulai mengurangi aktifitas menulis dan kemudian terjebak
dalam cerita yang sangat berbeda dengan yang selama ini aku baca. Aku
juga tidak ingin kalian tertawa miris membandingkan kisah kalian dan yang ada
disinetron-sinetron itu. Percayalahh….. BERBEDA. Oke aku meyakini sebuah quotes
bahwa SEMUA CERITA YANG DITULIS TUHAN PASTI AKAH BERAKHIR INDAH, KALAU TIDAK
BERARTI CERITA ITU BELUM SELESAI. Butuh kekuatan besar untuk tetap percaya
kalimat itu. Bahkan kadang kalimat itu menjadi kekuatan tersendiri buatku.
Mungkin bisa kalian coba. Aku hanya ingin berbagi, tidak ingin mengubah
keyakinan kalian.
Rindu
yang diciptakan sendiri, berjalan sendiri, menikmatinya sendiri, butuh hati
yang kuat untuk menjalaninya. Kamu yang sedang mengalami bersabarlah. Tadahkan
tangan, yakini dalam hati Sang Pencipta tak akan meninggalkan umatnya. Fase ini
mungkin sulit, ahh bukan ….. maksudku sangat sulit. Ingat satu hal, kamu tidak
sendiri. Tidak ada yang salah dengan perasaan. Jika perasaan itu menuntun pada
sesuatu yang salah coba tengok kebelakang, lihatlah perjuanganmu sebelumnya.
Kembali kuatkan hati dan percayalah Sang Pencipta. Ingat tentang scenario yang
belum selesai. Jika perasaanmu mulai menyakiti orang lain, pejamkan mata,
hembuskan nafas perlahan. Tuhan tidak akan menciptakan perasaan untuk menyakiti
orang lain, jikapun kenyataanya memang ada yang tersakiti, maka pilihan
terakhir hanya IKHLASKAN tapi jika kamu belum sanggup cukup yakini tentang
“KEKUATAN JODOH” kemudian tersenyumlah dihadapan mereka. Perlihatkan bahwa kamu
baik-baik saja.
Kalian
yang mengenalku pasti akan mengatakan, apa aku tulis hanyalah BOKIS, BULSHIT
dan bahkan ada yang secara tidak langsung mengatakan itu hanya sebuah pembelaan
untuk dirimu sendiri. Tak apa, aku hanya ingin berbagi kekuatan, berbagi
cerita, dan sedikit mengembalikan keinginanku untuk menulis. Terserah kalian
mengatakan aku seperti apa. Kita sama-sama manusia yang memiliki keyakinan.
Yakini apa yang menurutmu itu adalah jalanmu, jika salah biar Tuhan sendiri
yang mengingatkan kemudian menuntunmu pada keyakinan yang benar.
FINN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar