Senin, 30 April 2018

“PENGGENGGAM MASA LALU”



Aku Mengenal seseorang yang amat sangat menggenggam masalalu. Tak ada niat untuk melepaskanya. Anggap saja dia pandai menyiksa dirinya sendiri. Kisah yang dimulai secara perlahanan dalam jalan yang kebanyakan orang bilang “salah”, dan sebagian kecil dari mereka bilang tidak ada yang salah dalam cinta. Mungkin suatu saat nanti aku akan menceritakan kisahnya secara detail. Untuk sekarang sepertinya tidak mungkin, bukan karna aku malas menulisnya hanya saja aku belum melihat tanda finish dalah perjalanan itu. Bisa jadi itu akan jadi kisah terpanjang di blog iniJ.

See… dia masih hidup meskipun dengan keaadaan yang tidak lebih baik, masih bernafas tentunya. Istilah karma itu ada, roda itu berputar dan dengan segala embel-embelnya yang berpusat pada makhluk bernama manusia. Bukanya pemikiran manusia itu memang sama? Oh maaf maksudku sebagian besar. Umumnya saat kamu berada dititik terpuncak, mereka mengagum-agumimu seolah you’re so amazing. Bukan hanya orang-orang yang tak berarti untukmu yang berfikir seperti itu, bahkan mereka yang disebut teman, sahabat, dan orang yang sangat dekat denganmu. Satu yang pasti, mereka yang jelas-jelas membutuhkanmu. Materi, ketenaran, kepintaran mungkin dan bahkan ada yang ingin mendekatimu hanya untuk mencari BAHAN GOSIP. Impposible??? Kenyataanya tidak, itu sangat MANUSIAWI. Persis saat roda kehidupan telah berada dipuncak. Dengan materi yang tak perlu difikir, dengan teman dan sahabat yang berlimpah, kemudahan dalam berbagai urusan pendidikan, nilai, IP, Kepercayaan dll serta merasa dicintai oleh orang yang diluar akal sehat. Kemudian saat roda itu mulai bergerak perlahan sampai dititik paling bawah satu persatu dari mereka pergi dengan dalil sebuah kesibukan. Masuk akal? Memang iya, itu tidak bisa dipungkiri. Apalagi melihat dia yang dulu menyayangimu perlahan mulai mudur selangkah demi selangkah namun pasti meninggalkanmu berdiri sendiri ditepi jurang dan kamu masih tetap percaya dia akan kembali dan menggenggam tanganmu lagi. Kenyataannya sekarang dia berdiri dipuncak tanpa kamu dia benar-benar melupakan bahwa ada sesosok orang yang selalu menggenggam tanganya begitu erat saat rodanya berada dibawah, saat dia hampir jatuh kedasar, menyongkongnya tanpa rasa peduli bahwa semua disekitarnya telah merendahkan harga dirimu dan berfikir bahwa kamu hanyalah seorang perusak. Not Care!!! Mungkin hanya satu yang terfikirkan saat itu, besok masih bisa duduk bersama diwarung kopi menikmati segelas es goodday cappuccino dan teh sisri porsi jumbo kemudian makan sepiring nasi penyetan dengan lauk tahu tempe tidak kurang tidak lebih. Jangan bayangkan bagaimana rasanya, karna memang terlihat jelas betapa ia menyakiti diri sendiri karna jelas-jelas kisah itu tak akan pernah kembali dan parahnya tak akan diingat dia lagi. No Back Again!.  

Hidup dengan bayang-bayang masalalu yang tidak bisa dilihat kebenaranya oleh orang lain. Kamu bisa menasehati? Tidak semuanya. Beberapa diterima oleh logika tapi hati bersikeras ingin tetap menjadi kendali. Obat paling memugkinkan hanya waktu. Pertanyaanya adalah butuh berapa lama? Sebagian bisa bersyukur karena telah sampai pada titik ikhlas sebagian lagi akan membawanya seumur hidup mereka. Bukan berarti menakut-nakuti, hanya berbicara tentang kenyataan yang hampir dihilangkan karna pada dasarnya setiap orang yang jatuh cinta mengedepankan angan dan khayalan-khayalan tinggi mereka dan menjadi gila saat hasil tidak sesuai ekspektasi. This is Real.....  





MOVE ON,

Happy end year , Rabu, 25 Desember 2019 MOVE ON, semua bisa mengucapkan tapi tidak semua orang mampu melakukan….. Yess,,, end . Sudah...